Ninik Mamak Kinali Pasaman Barat dan PTPN VI Tandatangani Dukungan Perpanjangan HGU

paalmerah.com - Semenjak Perkebunan Kelapa Sawit PTPN VI Ophir dibuka tahun 1982, dan hingga saat ini dalam pengurusan perpanjangan HGU, Usai melakukan mediasi dan pertemuan antara Ninik Mamak Kinali Pasaman Barat dan PTPN VI, kedua belah sepakat menjalin kerja sama. Salah satu point adalah Ninik Mamak Kinali Pasaman Barat mendukung perpanjangan HGU kepada PTPN VI.

Penandatangan Perjanjian Kesepatakan Ninik Mamak Kinali Pasaman Barat dan PTPN VI (doc.Humas ptpn6)

Dalam musyarawah ini disepakati bahwa PTPN VI dan Ninik Mamak Kinali Pasaman Barat menandatangani surat dukungan perpanjangan HGU dengan luas 3.549,16 ha. Perpajangan HGU ini akan berakhir pada tanggal 31 Desember 2024. 

PTPN VI dan Ninik Mamak Kinali Pasaman Barat menandatangani surat dukungan perpanjangan HGU, Penandatanganan perpanjangan HGU ini dihadiri oleh kedua pihak. Pihak Ninik Mamak, yaitu 

Penandatanganan ini dihadiri oleh ninik mamak kinali yaitu Tuanku Haji Asrul Yang Dipertuan Kinali, H. Anwir Datuk Bandaro, Ali Akbar Datuk Majo Basa dengan membawa surat kuasa dari seluruh Ninik mamak yang berada  di Kinali Pasaman Barat, Begitu juga dengan pihak  PTPN VI dihadiri oleh Achmedi Akbar selaku Kepala Bagian Sekretaris Perusahaan & Umum, Luqman Arief Manager Unit Usaha Ophir, Gallif Faizal Rida Kasubbag Legal Korporasi Dan Regulasi, Mulyadi Asisten Personalia Kebun Unit Usaha Ophir.

Unit Usaha Ophir merupakan salah satu dari empat belas unit usaha yang ada di bawah pengelolaan manajemen PT.Perkebunan Nusantara VI (Persero). Sebelumnya, Unit ini merupakan proyek pengembangan Perusahaan Inti  Rakyat-Perkebunan (PIR-BUN)  yang waktu itu (1982) dilaksanakan oleh PT Perkebunan VI.  Melalui program restrukturisasi BUMN, pada tahun 1996 beberapa proyek milik PTP VI, PTP III, IV dan VIII dikonsolidasikan oleh Pemerintah menjadi PTP Nusantara VI (Persero) yang mempunyai wilayah kerja di Sumatera Barat dan Jambi. Diharapkan dengan adanya perpanjangan HGU oleh kedua belah pihak sepakat tidak ada permasalahan dikemudian hari. (red)