Antusias, Koperasi Minta PTPN VI Cepat PSR

paalmerah.com - Pengurus dan anggota Koperasi Pemasaran Bersama desa Panca Mulya, Sungai Bahar, Muarojambi antusias dan ingin PTPN VI segera realisasikan program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR).

Hal ini tampak jelas ketika Kabag Rensus PTPN VI, Rio Herman diskusi dan sosialisasi PSR PTPN di aula kantor Desa Panca Mulya, Jumat (22/7/22).

Bahrum Sirait bersama kepala Desa dan anggota koperasi

""Kami ingin hubungan kami harmonis seperti dulu tahun 1980-1990. Kami mau segera percepat PSR ini,"" kata Ketua Koperasi Pemasaran Bersama, Bahrum Sirait diaminkan Kepala Desa Panca Mulya Ahmad Barizi, SE disambut tepuk tangan puluhan anggota koperasi.

Dalam dialog sosialisasi PSR, Rio Herman menjelaskan PSR yang akan dilakukan menggunakan pola kemitraan. Petani sawit ingin ikut PSR wajib anggota koperasi sebab PTPN membantu dan bermitra dengan koperasi untuk petani.

"PTPN akan membantu mulai replanting, pendanaan, pembibitan, pemeliharaan dan pemasaran sawit. ""Kami menjamin bibit unggul bersertifikat dan kebutuhan pupuk,"" papar Rio didampingi Fauzi Lubis Stafsub Plasma PTPN.

Saat ini, ungkap Rio pihaknya telah melakukan pembibitan sawit sebanyak 40 ribu yang siap tanam. "" Intinya kebun sawit harus bibitnya betul-betul unggul dan pupuk sesuai kontur tanah. Kami jamin ini,"" kata Rio.

Pada bagian lain, Fauzi Lubis menjelaskan, syarat ikut PSR satu petani hanya bisa untuk 2 hektar atau satu kavling dengan satu Nomor Induk Kependudukan.

""Satu NIK dua hektar. Bila bapak punya enam hektar, tiap dua hektar harus punya NIK. Bisa atas nama bapak, istri dan anak. Kan masing-masing punya NIK,"" jelas Fauzi.

Fauzi mengungkapkan, petani sudah bisa ikut PSR dengan kumpulkan potokopi sertifikat, KTP dan ketrangan lahan dari Kepala Desa dengan pengurus Koperasi.

""Kumpulkan KTP, sertipikat. Kalau anggaran sudah dibuat Koperasi perkavling. Cepat kumpul syarat, cepat kami survey dan tetapkan titik koordinat,"" jelasnya.+++